Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak segan-segan akan menutup dan mengusir pedagang obat palsu di Jakarta. Hal ini sesuai dengan peraturan yang dibuat oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Kami juga sudah buat suatu peraturan kalau toko obat, apotek rakyat mana pun, yang ada di Pasar Jaya ketahuan jual obat palsu langsung kami tutup, usir," tegas Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (2/9).
Lanjut Ahok, pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Bareskrim Mabes Polri bakal terus merazia para pedagang yang kedapatan menjual obat palsu. "Kita mau beresin. Bareskrim sudah turun tangan. Biarkan Bareskrim yang bekerja," beber Mantan Bupati Belitung Timur ini.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto mengatakan terdapat banyak obat ilegal yang dijual di Pasar Pramuka, Pasar Kramat Jati dan Pasar Jatinegara.
Hal ini disampaikan Koesmedi usai rapat dengan Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (1/9) kemarin, terkait pengawasan obat di tiga pasar yang terletak di bilangan Jakarta Timur itu.
"Di sana banyak obat ilegal, tidak ada izin edar, palsu. Memang, arahan gubernur yang enggak bener ditutup, supaya enggak racuni orang Jakarta," ujar Koesmedi.
Minggu, 04 September 2016
Ahok bakal usir pedagang yang jual obat palsu di Jakarta
Langganan:
Posting Komentar (Atom)